Singkat kisah sang pria dan sang wanita yang beberapa tahun lalu masih muda dan mengikat tali cinta saat duduk di bangku sekolah. Cinta mereka adalah cinta pertama, yang sungguh (dikisahkan)begitu menggebu dan berjanji setia untuk selalu bersama.Namun kenyataan berkendak lain, lulus sekolah sang pria memutuskan kuliah di luar kota. Tak bisa mentoleransi cinta jarak jauh, keduamya memutuskan berhenti berpacaran begitu saja. Masih sama-sama muda(waktu itu) dua-duanya sama-sama tidak mau kalah. Meski seusai menyelesaikan kuliah, saat sang pria kembali ke kampung halamannya di Boston dan bersua kembali dengan sang wanita, hubungan cinta mereka nyambung kembali. Sang wanita yang tak ingin kehilangan kekasih untuk kedua kalinya, langsung meminta agar sang pria melamarnya. Sang wanita sesungguhnya memang ingin nikah muda, tetapi sang pria belum siap. Lagi, mereka berpisah. Kali ini lebih serius.Lebih lama. Bertahun-tahun mereka tak tukar berita. Sang wanita akhirnya memutuskan menikah dengan lelaki lain yang sebenarnya tak dicintainya. Dan tak pernah ia cintai. Tujuh tahun menikah sang wanita yang menikah dengan pria yang tak pernah ia cintai dianugrahi tiga orang anak.
Tahun 2005, ketiika ia berusia 36 tahun berjumpa lagi dengan pria cinta lamanya itu. Saat itu usia sang pria berusia 39 tahun. Ternyata keduanya "lengket"kembali. Bisa dibayangkan bukan apa yang selanjutnya terja-
di? Yap! Hal-hal gila yang dulu terjadi, muncul lagi. Mereka berjanji tidak ingin terpisah lagi! Kali ini bertekad saling melindungi apapun yang terjadi, dan mencoba memulai lagi apa yang pernah mereka tinggalkan dulu. ..
Kebetulan, saat itu rumah tangga sang wanita (Stacey) dan Jim tengah berada diujung tanduk. Stacey menggugat cerai dan mereka tengah mengurus perceraian di pengadilan. Hal ini membuat sang wanita kian leluasa berhubungan dengan sang lelaki cinta lamanya(Ed). Cinta lama yang terkubur bertahun-tahun betul-betul bangkit kembali. Setidaknya sampai 13 JAnuari 2006, saat Edditemulkan tewas secara mengenaskan di mobilnya! Dan tentu pihak kepolisian mencari saiapa yang telah membunuh Ed.
Diawal penyelidikan, dari sekian fakta yang terangkum yaitu berhubungan dengan cinta segitiga...
Sampai disitu saya stop membaca cerita itu. Hmmm., MasyaAllah, cinta itu buta. Cinta itu menulikan telingan.Mematikan mkata hati dan akal sehat. Sungguh, memang setiap manusia (pasti) memiliki masa lalu. Baik atau buruk. Hitam atau putih. Namun, orang-orang yang beruntung adalah orang yang setelah melakukan kesalahan lalu ia bertaubat tidak melakukan kesalahan (yang sama) dikemudian hari. Bukankah Allah SWT., Tuhan Yang MAha Esa MAha Pemaaf atas segala kesalahan hamba-Nya? Ibarat kita mengendarai motor atau mobil sesekali kita perlu melihat kaca sepion bukan? Tentu agar kita mengetahui ada apa di belakang kita. Begitupula kita, tentu punya masa lalu. Namun ingat, masa lalu tak akan kembali, karena waktu terus berputar. Maju. Bukan mundur. Waktu adalah kehidupan, bila tak bisa memanfaatkan waktu maka kita bisa tergilas...Sungguh Allah SWT telah menciptakan manusia dengan sempurna dibandingkan dengan makhluk lainnya. Dikaruniai akal, jasad, dan hati. Akal untuk berfikir. Memikirkan ciptaan Allah, memikirkan kebesaran-Nya. Jasad yang begitu sempurna. Cantik. Tampan. Indah. Dan hati untuk merasai. Berdzikir pada Sang Maha Pencipta. Bukan malah sebaliknya. Menjadi sombong, ingkar, memperturutkan hawa nafsu, cenderung mengikuti langkah-langkah syaitan. Tentu bila kita seorang yang mau memahami tujuan Allah SWT., Tuhan Yang Maha Hebat yang telah menciptakan manusia adalah untuk beribadah pada-Nya. Mempunyai tugas sebagai wakil Allah di muka bumi, menjadi pemimpin yang memakmurkan bumi, bukan sebaliknya...
Jadi rasa cinta haruslah dipupuk dengan keimanan. Bukan mengikuti hawa nafsu. Bukan mengikuti langkah-langkah syaithan. Rasa cinta adalah fitrah manusia. Cinta kepada lawan jenis, cinta harta, anak keturunan, dan kekuasaan. Namun cinta tertinggi hanya pada Allah SWT.,dan Rasul-Nya. Tentu bila kita seorang muslim yang mau mempelajari ajaran-ajaran-Nya hal seperti ini akan didengarkan, difahami, dan diikuti, ditaati. Hubungan "rasa pink" yang ada di hati di dalam Islam tentulah ada tuntunannya. Nikah. Yap! Namun pacaran, not! Lelaki dan perempuan memang diciptakan Allah sebagai pasangan, agar satu sama lain merasa tentram.Saling menyayangi, saling melengkapi. Sebagaimana Allah ciptakan malam dan siang. Malam untuk kita beristirahat, siang waktu kita bekerja, berusaha. So, bila ada cerita lama dalam hidup kita yang berkaitan dengan hati, perasaan. Lalu kita dipertemukan kembali dalam waktu yang berbeda dan keadaan yang tak sama cukup kenangan itu kita buka bila ingin mengintropeksi diri saja, bukan dijadikan tujuan akhir dalam kehidupan kita. Waktu bagaikan pedang, sobat. Jangan sampai tertebas leher sendiri. Syukuri nikmat yang Allah berikan kepada diri kita. Mempunyai keluarga yang utuh, bahagia, sehat, dan penuh dengan cinta sekarang dan masa yang akan datang. Karena boleh jadi apa yang menurut kita baik, belum tentu baik menurut Allah SWT. Bersyukur, bersyukur, bersyukur, maka nikmat Allah SWT akan bertambah, amiiin. Jadi bila reuni-an terus bertemu "teman lama" cukup sudah! ^_^ Tatap masa depan bersama pasangan yang diberikan-Nya kepada kita. Karena Allah Maha Tahu Yang Terbaik untuk kita. Jangan membuka pintu-pintu setan dengan ucapan-ucapan: Seandainya....karena itu akan membuka pintu-pintu setan. Ingatlah bahwa setan musuh manusia yang paling nyata. Semoga tulisan hari ini bermanfaat untuk saling mengingatkan.
Jakarta, 6 Juli 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar